Karnaval Keprajuritan di TMII
Dengan dilengkapi berbagai
senjata tradisional, ratusan prajurit dari berbagai kerajaan menunjukkan
kebolehannya seolah tengah berperang
dengan pihak musuh. Musik tradisional dari berbagai kerajaan di nusantara juga menjadikan suasana semakin meriah.
Hal tersebut merupakan karnaval prajurit yang diselenggarakan dalam memperingati Hari Pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Aksi para prajurit tradisional ini juga didukung ratusan personel TNI/Polri yang juga menunjukkan kebolehannya dengan mengendarai kendaraan bermotor, panser, kendaraan tempur dan senjata modern lainnya yang dimiliki anggota TNI.
Karnaval Keprajuritan yang dihadiri Panglima TNI, Jenderal Moeldoko ini berhasil memukai para pengunjung yang datang. Tak hanya turis lokal, turin mancanegara pun turut memadati jalanan di depan Anjungan Jawa Timur tempat kegiatan ini diselenggarakan. Tercatat sebanyak 30 ribu pengunjung menayksikan kegiatan ini.
Manajer Informasi TMII, Suryandoro mengatakan, karnaval keprajuritan yang digelar bertujuan mentransformasi nilai budaya luhur warisan nenek moyang kepada generasi muda Bangsa Indonesia. "Penyajian acara sengaja dikemas dengan arak-arakan, menggambarkan kebesaran dan heroisme prajurit masa lalu dalam perjuangan. Baik saat merebut kemerdekaan maupun menyambut panglima perang," ujar Suryandoro, Minggu (10/11).
Setidaknya ada 20 anjungan yang terlibat dalam kegiatan ini. Masing-masing anjungan membawa 50-100 peserta ditambah personel TNI/Polri.
Panglima TNI, Jenderal Moeldoko mengatakan, karnaval keprajuritan ini sangat bagus untuk memberikan motivasi pada generasi muda. Sehingga generasi muda tidak akan melupakan sejarah. "Ini sebagai refleksi bagi bangsa untuk mengingatkan sejarah dan membangun nilai kewiraan untuk kebesaran bangsa," tandas Moeldoko.
Sumber : http://www.beritajakarta.com
dengan pihak musuh. Musik tradisional dari berbagai kerajaan di nusantara juga menjadikan suasana semakin meriah.
Hal tersebut merupakan karnaval prajurit yang diselenggarakan dalam memperingati Hari Pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Aksi para prajurit tradisional ini juga didukung ratusan personel TNI/Polri yang juga menunjukkan kebolehannya dengan mengendarai kendaraan bermotor, panser, kendaraan tempur dan senjata modern lainnya yang dimiliki anggota TNI.
Karnaval Keprajuritan yang dihadiri Panglima TNI, Jenderal Moeldoko ini berhasil memukai para pengunjung yang datang. Tak hanya turis lokal, turin mancanegara pun turut memadati jalanan di depan Anjungan Jawa Timur tempat kegiatan ini diselenggarakan. Tercatat sebanyak 30 ribu pengunjung menayksikan kegiatan ini.
Manajer Informasi TMII, Suryandoro mengatakan, karnaval keprajuritan yang digelar bertujuan mentransformasi nilai budaya luhur warisan nenek moyang kepada generasi muda Bangsa Indonesia. "Penyajian acara sengaja dikemas dengan arak-arakan, menggambarkan kebesaran dan heroisme prajurit masa lalu dalam perjuangan. Baik saat merebut kemerdekaan maupun menyambut panglima perang," ujar Suryandoro, Minggu (10/11).
Setidaknya ada 20 anjungan yang terlibat dalam kegiatan ini. Masing-masing anjungan membawa 50-100 peserta ditambah personel TNI/Polri.
Panglima TNI, Jenderal Moeldoko mengatakan, karnaval keprajuritan ini sangat bagus untuk memberikan motivasi pada generasi muda. Sehingga generasi muda tidak akan melupakan sejarah. "Ini sebagai refleksi bagi bangsa untuk mengingatkan sejarah dan membangun nilai kewiraan untuk kebesaran bangsa," tandas Moeldoko.
Sumber : http://www.beritajakarta.com
Komentar
Posting Komentar